Kamis, 21 Juli 2016

Aturan Main di SMP Negeri 5 Sungai Keruh



ATURAN MAIN
DI SMP NEGERI 5 SUNGAI KERUH


A.      Hukuman / Sanksi

1.      Istighfar
“Diberikan ketika peserta didik melakukan 1 x kesalahan/pelanggaran”

2.      Hafalan Alqur’an
“Diberikan setelah peserta didik melakukan 3 x kesalahan/pelanggaran

3.      Membersihkan WC
“Diberikan ketika peserta didik tidak mengindahkan point 2”

Sanksi/hukuman diatas diberikan kepada peserta didik oleh guru


B.       Surat Peringatan

Surat peringatan berujung pada pemanggilan orangtua/wali murid guna menyelesaikan permasalahan yang terjadi dan berakhir dengan membuat surat pernyataan bermaterai 6000 yang ditandatangani oleh orangtua/wali murid

1.      Surat peringatan I
“Dikeluarkan oleh wali kelas dengan mengetahui Kepala sekolah”

2.      Surat peringatan II
“Dikeluarkan oleh Guru BK dengan mengetahui Kepala sekolah”

3.      Surat peringatan III
“Dikeluarkan oleh wakil kepala sekolah urusan kesiswaan dengan mengetahui Kepala sekolah”

Apabila surat peringatan III telah dikeluarkan dan peserta didik tidak mengindahkan peringatan tersebut maka peserta didik didampingi oleh orangtua/wali dihadapkan pada 2 (dua) pilihan:
1.      Berhenti dengan ikhlas
2.      Pindah sekolah dengan sukarela

Keputusan terhadap aturan main ini tidak dapat di ganggu gugat



Rukun Rahayu,    juli 2016
Kepala Sekolah



Haryanto. S.Pd
                                                                                               NIP. 19790401 200502 1 001

Doa Belajar di SMP Negeri 5 Sungai Keruh



DOA BELAJAR
SMP NEGERI 5 SUNGAI KERUH


Doa di Awal Pembelajaran

1.      Al-Fatehah
2.      Membaca do’a:




اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا     طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً


  “Allahumma inni as aluka ‘ilman naafi’aa wa rizqon toyyibaa wa’amalan mutaqobbalaa”


Do’a di akhir pembelajaran


سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

“Subhaanaka Allohumma wabihamdika asyhadu an laa-ilaaha illaa Anta astaghfiruka wa-atuubu ilaik”